Home » 2017 » March

Monthly Archives: March 2017

Lab School Undiksha Studi Banding ke JB School Bali | Lab School News

16992205_264258107347275_5593781750820764479_o

Singaraja, 01/03/2017. Tim Pengembang Sekolah Nasional Plus Sekolah Lab Undiksha (Ketua Yayasan Undiksha serta jajaran, Direktur Sekolah Lab Undiksha, Kepala Sekolah di lingkungan Sekolah Lab Undiksha, KTU Sekolah Lab, Ketua Pelaksana Tim Pengembang dan beberapa perwakilan guru di tiap jenjang dari Lab School) melakukan Studi Banding pada hari Selasa, 27 Pebruari 2017 di Sekolah Jembatan Budaya Bali (JB School) Denpasar. Pada kesempatan ini kami disambut dengan baik oleh Direktur Pelaksana Harian Sekolah Jembatan Budaya Bali Mochammad Fauzi Santoso.

Sekolah Jembatan Budaya (JB School)  (PG, TK, SD, SMP, SMA) adalah sekolah nasional plus dengan menerapkan tiga bahasa, yaitu Indonesia, Mandarin dan Inggris yang dirancang sesuai dengan kurikulum nasional Indonesia. JB School memiliki guru asli berbahasa Mandarin dan Inggris yang bekerjasama dalam team para guru yang profesional. Guna mempersiapkan generasi yang berkepribadian, cerdas dan humanis, JB School menawarkan lingkungan belajar dan mengajar yang aman bagi siswa dan guru yang diperkaya dengan inovasi, kerjasama dan beragam budaya. JB School juga menyiapkan para siswanya memiliki karakter yang kuat. Para siswa dibimbing untuk mampu berkomunikasi dengan baik, berani mengambil resiko, memiliki prinsip dan pengetahuan yang luas, berpikiran terbuka, peduli dan mampu mengatasi masalah dengan baik.

Kegiatan Studi Banding di JB School yang dilakukan diantaranya mencari informasi tentang kurikulum yang berlaku serta implementasinya, contoh pembelajaran melalui kunjungan kelas, saran dan prasarana melalui kunjungan lab, kantin, ruang kelas, ruang bermain dan yang berkaitan. Semua perwakilan dari Sekolah Lab Undiksha menyebar di dampingi Kepala Sekolah PG hingga SMA JB School untuk mencari informasi yang di butuhkan serangkaian mewujudkan Sekolah Nasional Plus.

JB School memiliki Kelas ber-AC dengan kapasitas maksimum 24 siswa, perpustakaan dengan buku-buku berbahasa Indonesia, Inggris dan Mandarin, Ruang Audio dengan berbagai instrumen modern dan tradisional, ruang komputer, laboratorium bahasa dan kimia, tempat bermain, lapangan basket, auditorium, klinik, parkir luas, kantin dan ruang makan, kolam renang, Ruang audio visual dan bus sekolah.

Banyak inspirasi positif yang ditemukan sehingga kunjungan studi banding ini diharapkan dapat memberikan efek samping positif dan mewujudkan rencana yang sudah disusun oleh Tim Pengembang Sekolah Nasional Plus Sekolah Lab Undiksha. Salam Ceria.

-HSLU-

Facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedinmail