Home » 2021 » March

Monthly Archives: March 2021

OUTBOUND TENAGA KEPENDIDIKAN SEKOLAH LAB. UNDIKSHA, LATIH KERJA TIM & KESIAPAN MENUJU DIGITAL TRANSFORMATION AT WORKPLACE

Bertempat di Pondok Wisata “Sunnas Pathya” Menyali (26/3), 50 orang tenaga kependidikan Sekolah Lab. Undiksha melaksanakan outbound dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Kegiatan ini merupakan rangkaian workshop digital transformation at workplace yang telah dilaksanakan sebelumnya. Turut hadir dalam kegiatan outbound yakni Yayasan Undiksha, Direksi Sekolah Lab. Undiksha dan Kepala Sekolah di Lingkungan Sekolah Laboratorium Undiksha.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi dari Bapak Nyoman Mudana, S.Sos yang merupakan Fungsional Analis Kepegawaian Undiksha. Dalam paparan materinya beliau menyampaikan betapa pentingnya digitalisasi yang terintegrasi dalam penyusunan data base Sekolah Lab. Undiksha. Hal ini menjadi sesuatu yang urgen dan harus segera dapat direalisasikan guna menuju pelayanan sekolah yang prima. Tentunya pengimplementasian digital transformation at workplace membuat semakin mantap bagi kemajuan Sekolah Lab. Undiksha di era digitalisasi saat ini.
Selesai mendengarkan penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan outbound. Atmosfer lokasi Pondok Wisata “Sunnas Pathya” Menyali yang sejuk dan asri memicu geliat tenaga kependidikan Sekolah Lab. Undiksha untuk mengikuti kegiatan outbound. Kegiatan outbound dipandu oleh Kadek Ryan Surya Negara, S.Pd., M.Si dan Gede Arsa Wijaya, S.Pd. Kegiatan outbound merupakan bagian dari pembinaan SDM dan peningkatan kerja tenaga kependidikan. Hal ini didasarkan pada pertimbangan suatu tugas tidak akan mungkin berhasil dilaksanakan tanpa kerjasama seluruh tim. Begitupun untuk perkembangan Sekolah Lab. Undiksha ke depan.
Diakhir kegiatan, Yayasan Undiksha yang diwakili Bapak Dr. Gde Artawan, M.Pd dan Ibu Luh Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S., serta Direksi Sekolah Lab Undiksha yang diwakili Bapak Dr. I Wayan Kertih, M.Pd, berharap dengan terlaksananya kegiatan ini mampu memicu kinerja tenaga kependidikan Sekolah Lab. Undiksha baik dalam hal pelayanan, kedisiplinan, pembentukan karakter dan kekompakan tenaga kependidikan. Salam Ceria (Ryan)
Facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedinmail

TINGKATKAN KOMPETENSI PUSTAKAWAN, SMP LAB. UNDIKSHA MENJADI RUJUKAN STUDI BANDING SMP NEGERI 1 KUBUTAMBAHAN

SMP Negeri 1 Kubutambahan melakukan studi banding ke SMP Lab. Undiksha, Senin (22/3). Rombongan SMP Negeri 1 Kubutambahan berjumlah 6 orang diterima oleh Kepala SMP Lab. Undiksha, I Made Suantara, S.Pd dan beberapa staf perpustakaan di ruang perpustakaan SMP Lab. Undiksha.
Kunjungan studi banding yang dikomandoi langsung Kepala SMP Negeri 1 Kubutambahan, Nyoman Budiastana, S.Pd bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga perpustakaan di SMP Negeri 1 Kubutambahan terutama dalam kemampuan pengelolaan perpustakaan, pengalokasian anggaran dan peningkatan sarana prasarana perpustakaan. Pemilihan SMP Lab. Undiksha dalam kunjungan studi banding ini didasarkan pada pertimbangan perpustakaan SMP Lab. Undiksha telah berhasil mengelola perpustakaan dengan sangat baik. Hal ini dibuktikan dengan berbagai torehan prestasi, diantaranya juara II tingkat provinsi pada tahun 2016 dan juara I tingkat provinsi pada tahun 2017.
Di samping itu, perpustakaan SMP Lab. Undiksha juga sudah dilengkapi dengan sistem barcode untuk sirkulasi buku dan juga sudah bekerjasama dengan ganesha digital. Tentu hal yang wajar jika perpustakaan SMP Lab. Undiksha dapat menjadi barometer perpustakaan di Kabupaten Buleleng. Ini merupakan suatu kebanggaan bagi SMP Lab. Undiksha yang notabene sekolah swasta mampu bersaing dengan sekolah lainnya.
Nyoman Budiastana, S.Pd. menyatakan dari kunjungan ini semoga dapat membawa banyak pengalaman yang bisa dibawa dan dipraktikkan pada perpustakaan di SMP Negeri 1 Kubutambahan. Adapun beberapa poin penting yang diambil dalam kunjungan ini ialah pengembangan manajemen perpustakaan, pengalokasian anggaran dan peningkatan sarana prasarana perpustakaan. Kedepannya semoga kegiatan studi banding ini dapat dilakukan secara berkelanjutan. (Ryan)
Facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedinmail

TENAGA KEPENDIDIKAN SEKOLAH LAB. UNDIKSHA IKUTI WORKSHOP “DIGITAL TRANSFORMATION AT WORKPLACE”

Sebanyak 50 peserta tenaga kependidikan dari jenjang PAUD, SD, SMP dan SMA di lingkungan Sekolah Lab. Undiksha dengan tetap mematuhi protokol kesehatan mengikuti kegiatan workshop digital transformation at workplace, di Ruang Auditorium Widyastana Sekolah Lab. Undiksha (19/3/2021). Hadir dalam kegiatan Kepala Biro Administrasi Umum dan Keuangan Undiksha, Yayasan Undiksha, Direksi Sekolah Lab. Undiksha, Kepala Sekolah di Lingkungan Seolah Laboratorium Undiksha beserta Sekretaris UPT TIK Undiksha, Ida Komang Widhiarjaya, S.T., M.Pd. yang sekaligus menjadi narasumber.
Direktur Sekolah Lab. Undiksha, Dr. Ida Bagus Made Astawa, M.Si. dalam sambutannya sangat mengapresiasi kegiatan ini mengingat digital transformation sangat dibutuhkan di era digitalisasi.
“Workshop tenaga kependidikan Sekolah Lab. Undiksha ini sangat penting. Apalagi dewasa ini kita telah memasuki era digitalisasi. Dengan workshop ini setidaknya kita mampu beradaptasi menuju digital transformation di Sekolah Lab. Undiksha.” ungkap Direktur Sekolah Lab. Undiksha.
Apa yang disampaikan Direktur Sekolah Lab. Undiksha senada juga disampaikan Ketua Yayasan Undiksha, Drs. Ketut Pudjawan,M.Pd. yang sekaligus membuka acara secara resmi.
“Kegiatan semacam ini harus dilakukan secara berkelanjutan, mengingat kita sudah dihadapkan pada tantangan digitalisasi sehingga tenaga kependidikan Sekolah Lab. Undiksha harus memiliki kompetensi dalam hal tersebut.” harapnya.
Guna memenuhi apa yang menjadi harapan direksi dan yayasan, workshop digital transformation at workplace juga menghadirkan sekretaris UPT TIK Undiksha, Ida Komang Widhiarjaya,S.T., M.Pd. sebagai narasumber. Dalam pemaparan materinya beliau berpesan agar digital transformation at workplace bukan menjadi kecemasan tenaga kependidikan Sekolah Lab. Undiksha tetapi mampu memberikan warna tersendiri guna menuju tenaga kependidikan yang memiliki kompetensi yang memadai.
Gede Arsa Wijaya, S.Pd., selaku ketua panitia sangat berharap melalui workshop digital transformation at workplace ini mampu meningkatkan geliat kompetensi berorientasi pelayanan prima tenaga kependidikan Sekolah Lab. Undiksha.
“Dengan transformasi layanan yang semula dilaksanakan secara manual menjadi berbasis layanan digital, maka layanan kepada siswa dan stakeholders terkait diharapkan menjadi semakin efektif, efisien dan terdokumentasi dengan baik.” pungkasnya. (Ryan)
Facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedinmail

TAHUN PELAJARAN 2022/2023, SEKOLAH LAB. UNDIKSHA MELAKSANAKAN PILOT PROJECT KELAS INTERNASIONAL

Guna menjalankan arahan Rektor Undiksha, I Nyoman Jampel, Sekolah Lab. Undiksha merancang kelas internasional. Berdasarkan rapat yayasan dengan direksi (1/3) di ruang yayasan, disepakatkan untuk melaksanakan program ini di tahun pelajaran 2022/2023. Kelas internasional ini merupakan lanjutan program sekolah nasional plus ( bilingual ) yang telah diimplementasikan Sekolah Lab. Undiksha sejak 2017. Berdasarkan mandat Rektor Undiksha, untuk tahun pelajaran 2022/2023 akan dibuka 6 kelas internasional terdiri dari 1 kelas di jenjang PAUD dan SMP serta masing-masing 2 kelas di jenjang SD dan SMA sebagai pilot project.

“Program ini merupakan lanjutan dari program bilingual , untuk selanjutnya akan dirancang kelas internasional”, ungkap Direktur Sekolah Lab. Undiksha, Ida Bagus Made Astawa.

Tentunya bukan perkara mudah untuk menyukseskan kelas internasional di Sekolah Lab. Undiksha ini. Direksi dan yayasan telah menggulirkan rancangan untuk mewujudkan impian ini. Kebijakan tersebut didasarkan prioritas analisis kebutuhan yang dilakukan. Berdasarkan hal tersebut, maka akan dipersiapkan SDM (pendidik dan tenaga kependidikan) yang mumpuni serta sarana prasarana bertaraf internasional. Ketua Yayasan Undiksha, Ketut Pudjawan, berharap program kelas internasional ini mendapat dukungan dari seluruh warga sekolah.

“Saya harap, semua warga sekolah mendukung kebijakan program ini. Selanjutnya dipersiapkan pelatihan untuk pendidik dan tenaga pendidikan terkait kecakapan Bahasa Inggris, serta dukungan sarana prasarana.” harapnya.

Selain itu, pada rapat juga dibahas tentang perumusan hasil raker dan penyusunan RKA 2022 yang di dalamnya terdapat rancangan anggaran untuk dukungan kelas internasional ini. Semoga apa yang diharapkan dapat terealisasi sesuai rencana, sehingga ke depannya dapat melahirkan pendidik, tenaga kependidikan dan siswa yang memiliki kompetensi internasional. (Ryan)

Facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedinmail

RAKER PROGRAM 2022: LAHIRKAN EMBRIO HARMONI UNTUK SEKOLAH LAB. UNDIKSHA UNGGUL DAN BERDAYA SAING

Bertempat di Sunrise Lodge & Lounge (27/2), Sekolah Lab. Undiksha mengadakan kegiatan rapat kerja (raker) program 2022. Raker ini dilakukan secara luring yang dihadiri oleh undangan terbatas, terdiri atas ketua yayasan beserta staf, direksi, kepala sekolah dan perwakilan jenjang di lingkungan Sekolah Lab. Undiksha dengan tetap mematuhi secara ketat protokol kesehatan.
Kegiatan diawali dengan laporan ketua panitia, I Wayan Kertih. Dalam laporannya, beliau berharap dengan raker program 2022 mampu menjadi momentum bagi Sekolah Lab. Undiksha untuk dapat merancang program unggulan yang akan diimplementasikan pada rencana anggaran 2022. Acara dilanjutkan dengan sambutan Ketua Yayasan Undiksha, Ketut Pudjawan, sekaligus membuka kegiatan raker secara resmi. Dalam sambutannya beliau berharap dalam penyusunan rapat kerja program 2022 ini agar mengacu pada pagu dengan menggunakan prinsip efisiensi dan efektifitas kerja sehingga dapat mencapai tata kelola yang sehat.
Rektor Undiksha, I Nyoman Jampel, yang juga memberikan arahan via video conference zoom berharap agar memunculkan adanya optimalisasi sinergitas Sekolah Lab. dengan Undiksha sehingga dapat melahirkan embrio harmoni untuk Sekolah Lab. Undiksha unggul dan berdaya saing. Terdapat lima tipping point yang ditekankan Rektor Undiksha untuk kemajuan Sekolah Lab, diantaranya peningkatan kualitas input , peningkatan kualitas SDM, peningkatan kualitas PBM, perbaikan tata kelola dan peningkatan kualitas sarana prasarana. Sejalan dengan apa yang disampaikan Rektor Undiksha, Ida Bagus Made Astawa, selaku direktur juga sudah merancang program sebagai barometer untuk mewujudkan harapan Rektor Undiksha yaitu reformasi financial management , pemantapan kelas bilingual menuju kelas internasional, pemetaan dan peningkatan kualitas SDM dan sapras, pilot project kelas internasional serta pelaksanaan kelas internasional dan persiapan akreditasinya.
Pada raker program 2022, panitia juga mengundang I Gusti Putu Anom Arimbawa selaku Kepala Bagian Perencanaan dan Kerjasama Undiksha sebagai narasumber. Dalam paparan materinya beliau menyampaikan evaluasi program 2020 serta menyampaikan term of reference penyusunan rencana kerja dan anggaran tahun 2022 kepada peserta raker. Diharapkan dengan adanya kerangka acuan ini dapat memaksimalkan serapan anggaran sesuai pagu.
Selain itu pada raker program 2022 juga dihadirkan alumni SMA Lab. Undiksha angkatan 1985, I Dewa Made Japa. Pemilik Sunrise Logde & Lounge ini bercerita bahwa kesuksesannya saat ini tidak terlepas dari didikan SMA Lab. Undiksha yang selalu mengedepankan kedisiplinan. Beliau berharap semoga Sekolah Lab. tetap jaya dan eksis selalu.
(Ryan)
Facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedinmail